Soal dan Pembahasan Matriks

 





            

a.1                               d.11
b.6                               e.12
c.9
Jawaban : d
Dari AC = B maka |A|.|C| = |B|
(1.3 – 1.2).|C| = (4.3 – 1.1)
                              |C| = 11


Soal dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers


Soal dan Pembahasan Suku Banyak




 

Penyelesaian Masalah Program Linier



Contoh Kasus
  1. Seorang pengrajin menghasilkan satu tipe meja dan satu tipe kursi. Proses yang dikerjakan hanya merakit meja dan kursi. Dibutuhkan waktu 2 jam untuk merakit 1 unit meja dan 30 menit untuk merakit 1 unit kursi. Perakitan dilakukan oleh 4 orang karyawan dengan waktu kerja 8 jam perhari. Pelanggan pada umumnya membeli paling banyak 4 kursi untuk 1 meja. Oleh karena itu pengrajin harus memproduksi kursi paling banyak empat kali jumlah meja. Harga jual per unit meja adalah Rp 1,2 juta dan per unit kursi adalah Rp 500 ribu.

Model Matematika


Pendekatan konvensional riset operasional untuk pemodelan adalah membangun model matematik yang menggambarkan inti permasalahan. Kasus dari bentuk cerita diterjemahkan ke model matematik. Model matematik merupakan representasi kuantitatif tujuan dan sumber daya yang membatasi sebagai fungsi variabel keputusan.

Pemrograman Linier



Pemrograman Linier disingkat PL merupakan metode  matematik dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai suatu tujuan seperti memaksimumkan keuntungan dan meminimumkan biaya. PL banyak diterapkan dalam masalah ekonomi, industri, militer, social dan lain-lain. PL berkaitan dengan penjelasan suatu kasus dalam dunia nyata sebagai suatu model matematik yang terdiri dari sebuah fungsi tujuan linier dengan beberapa kendala linier.

Satuan Sudut

1. Derajad



a.     Satu putaran penuh = 3600
     

      

b.     10 = 60 menit (60’)


                 
 

Notasi Sigma



A.   Pengertian
Perhatikan penjumlahan lima belas bilangan asli pertama yaitu
1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 + 9 + 10 + 11 + 12 + 13 + 14 + 15
Penulisan penjumlahan tersebut tidaklah efisien. Para siswa bias bayangkan bagaimana kalau penjumlahan itu bukan lima belas bilangan, tetapi 100 bilangan asli pertama.  Padahal ciri utama matematika adalah penggunaan lambing yang ringkas untuk menampilkan ungkapan yang panjang.

Pertidaksamaan Eksponen



1.    Pertidaksamaan Eksponen
Bentuk-bentuk pertidaksamaan Eksponen :
Untuk a > 1
a.    Jika  af(x) > ag(x)  maka f(x) > g(x)
b.    Jika af(x) ≥ ag(x)   maka f(x) ≥ g(x)
c.    Jika af(x) < ag(x)   maka f(x) < g(x)
d.    Jika af(x) ≤ ag(x)   maka f(x) ≤ g(x)

Transformasi Geometri




       Transformasi adalah perpindahan dari suatu posisi ke posisi lain.  Dalam geometri, transformasi ialah suatu pemetaan setiap bangun geometri pada suatu bidang ke bangun geometri lainnya pada bidang yang sama, yang disebut transformasi bidang.

       Ada 2 macam transformasi, yaitu :